Cara Setting Environment Variable di Linux

Environment variable dipakai untuk menyembunyikan API key dan credential sensitif agar tidak masuk Git. Di Linux ada perbedaan antara export sementara di shell dan set permanen di bashrc atau profile—pilih sesuai kebutuhan script atau login.

Apa itu Environment Variable?

Environment variable adalah variabel yang disimpan di sistem operasi dan dapat diakses oleh aplikasi.
Tips: Environment variable sangat berguna untuk menyimpan nilai yang sering digunakan, seperti path ke direktori atau nilai konfigurasi.
Berikut langkah-langkah untuk setting environment variable di Linux:
  1. Buka terminal dan ketik `echo $PATH` untuk melihat daftar environment variable yang sudah ada.
  2. Ketik `export NAMA_VARIABLE=NILAI` untuk membuat environment variable baru, contohnya `export MY_VAR=hello`.
  3. Ketik `echo $MY_VAR` untuk melihat nilai environment variable yang baru dibuat.
  4. Untuk membuat environment variable permanen, tambahkan baris `export NAMA_VARIABLE=NILAI` ke file `~/.bashrc` atau `~/.profile`.
`export MY_VAR=hello`
`echo $MY_VAR`
Tinggalkan komentar dibawah jika ada pertanyaan.

Komentar

Posting Komentar